Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Bukittinggi - Jajaran UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta di bawah pimpinan yang baru Drs. Yoyo Yahyono, S.IP, M.Si melakukan kunjungan kehormatan bertemu dengan para pejabat daerah Pemerintah Kota Bukittinggi di Balaikota, Bukit Gulai Bancah, Selasa (22/01) siang. Yoyo Yahyono didampingi Afrison, S.Kom selaku Kasi Pengembangan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan serta staf Aria Yulita.

Rombongan diterima oleh Sekda Kota Bukittinggi H. Yuen Karnova, Asisten II Ismail, SH, Yoharman, KPAD Bukittinggi, dan H. Yollis Andri, M.Pd selaku Kepala Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kota Bukittinggi. Yoyo, panggilan akrab Kepala UPT PPBH, menyambut itikad baik Pemerintah Kota Bukittinggi dalam upaya penambahan personil pegawai yang berstatus PNS maupun pegawai yang diperbantukan di unit pelaksana teknis itu.

Yuen Karnova juga mengungkapkan memberi prioritas kepada pegawai yang mengajukan permohonan pindah ke Pemko supaya diusulkan agar ditempatkan di UPT Perpustakaan Bung Hatta. Selain itu, guna kelancaran administratif kedua instansi, diharapkan agar serah terima aset dari pihak Pemko kepada UPT PPBH bisa terlaksana dalam waktu dekat.

Pada pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Afrison juga mengajak Pemko Bukittinggi untuk sama-sama mengumpulkan dan memberikan informasi terkait koleksi, cerita bersejarah, dan peninggalan-peninggalan dari Bung Hatta. Karena koleksi di perpustakaan sekarang ini dirasa masih sangat kurang untuk dijadikan referensi untuk memotret perjalanan hidup Sang Proklamator itu.

Terkait dengan pemakaian gedung auditorium dan Ruang Seminar yang berada di UPT PPBH, Ismail berharap agar dapat difungsikan seperti biasa, baik pada acara yang bersifat pemerintahan, wisuda, pernikahan, dan permintaan masyarakat lainnya. Sebab gedung tersebut dianggap salah satu tempat yang representatif bagi masyarakat kota wisata ini dalam mengadakan sebuah acara atau kegiatan.

Kepala UPT PPBH menyambut baik keinginan dan permintaan tersebut. Yoyo menegaskan bahwa “kerjasama dengan Pemerintah Kota Bukittinggi selama ini khusus dalam pemakaian gedung akan tetap berjalan seperti biasa”. (ria)