Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel
02 Juni 2005

Jakarta - Terhitung mulai 1 Juni 2005, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia memperpanjang jam layananan. Jika sebelumnya, jam layanan Perpusnas buka dari jam 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, maka sekarang pengunjung bisa memanfaatkan layanan sore hingga pukul 18.00 WIB.

Perpanjangan jam layanan ini merupakan bukti komitmen Perpusnas dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Memasuki usianya yang seperempat abad, Perpusnas senantiasa berbenah menuju pelayanan yang
lebih prima. Salah satunya dimulai dengan perpanjangan jam layanan.

Mempertimbangkan efektifitas dan efisiensi, untuk sementara layanan sore hanya dibuka untuk bagian-bagian yang banyak digunakan. Jenis layanan sore tersebut adalah Koleksi Berkala Mutakhir (Lt. 1B), Layanan Informasi (Lt. 1C), Loby Penitipan Tas (Lt.1C), Layanan Katalog (Lt. 2C) dan Layanan Bahan Pustaka Baru (Lt.3B)

Dari hasil kajian dan evaluasi layanan Perpusnas, banyak masukan dari pengunjung agar jam layanan ditambah. Dengan adanya layanan sore ini, diharapkan permasalahan dan keluhan pengunjung dapat dipecahkan, sekaligus meningkatkan layanan kepada masyarakat.

“Dengan pembukaan layanan sore ini, kita berharap bisa menjaring pengunjung yang tidak bisa datang pagi atau siang hari. Ini juga sebagai respon dari
masukan-masukan yang datang, banyak pengunjung yang menginginkan Perpusnas membuka layanan sore,” tutur Y. Yahyono Ketua Kelompok Layanan Buku Baru.

Kelompok yang digawanginya ini, tercatat paling banyak pengunjungnya. Sebagai wujud dari komitmen Perpusnas, apalagi bila diselarasnya dengan tema yang diangkat dalam seperempat abad Perpusnas “Melayani dan Mengabdi Kepada Masyarakat”, inilah salah satu langkah nyata untuk mewujudkan layanan prima kepada masyarakat.

Salah satu kriteria layanan prima adalah bisa memberikan kepuasan kepada pengunjung atau pemakainya. Perpusnas menyadari, kualitas layanan prima sebagai salah satu indikator keberhasilan itu sendiri, yang pada gilirannya akan membuat layanan yang lebih efisien, menguntungkan semua pihak dan bisa memberikan nilai lebih kepada pengunjung.

“Secara bertahap, kita akan terus tingkatkan layanan, baik secara mutu layananan maupun penambahan jam layanan. Ini juga sebagai bagian dari upaya untuk
meningkatkan minat dan budaya membaca, dengan merangsang untuk pergi ke perpustakaan,” tambah Y. Yahyono lagi.

Penambahan jam layanan ini juga disambut gembira para pengunjung. Mereka umumnya merasa terbantu dengan layanan sore ini. “Kalau buka sampai jam enam sore, akan sangat membantu. Apalagi kalau pagi atau siang kita harus kuliah, jadi sorenya bisa ke Perpusnas,” ujar salah satu pengunjung yang sedang menyusun skripsi. Ditambahkannya, Perpusnas menjadi salah satu acuan untuk mendapatkan bahan-bahan skripsinya.

Dengan layanan sore ini, diharapkan dapat meningkatkan kuantitas pengunjung terutama layanan jasa perpustakaan dan informasi, meningkatkan kualitas layanan Perpusnas, serta sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan layanan jasa perpustakaan dan informasi.

Selain membuka layanan sore, terhitung mulai 1 Juni 2005 juga dibuka desk information yang bertujuan untuk memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat maupun pengunjung seputar Perpusnas.

Dengan beberapa terobosan tersebut, diharapkan eksistensi Perpusnas semakin pas sebagai sarana untuk memperoleh beragam rujukan bagi mereka yang tengah melakukan penelitian, pengkajian, riset, atau sekadar ingin mendapatkan informasi tentang berbagai hal.